Switch to draftViewUpdate
case 10 : Cracked Tooth
Assalamualaikum Wr wb..
Lebih dari satu dekade saya (drg. Muhammad Furqan Rizal,SpKG) berkecimpung dalam dunia kedokteran gigi ternyata yang paling susah adalah menulis, mengumpulkan dan mendokumentasi kerjaan, namun terpicu oleh kedua sahabat saya drg. Rio Suryantoro, Sp.KG dalam webnya www.ceritapasienrio.com www.sekilaskonservasi.com dan webnya drg. Rinto Abimanyu, Sp.KG www.doktergigirinto.com akhirnya saya memutuskan untuk membuat konsep web yang sama.
Kasus yang sudah saya kumpulkan beberapa tahun ini memicu dan memaksa saya untuk menampilkan dalam website ini. Tujuan utama tidak lain hanya sebagai dokumentari saya pribadi yang boleh di lihat dan diintip oleh para teman khalayak ramai yang harus bisa disimpan dalam dunia maya selamanya.
NAMUN khusus untuk dokter gigi kita bisa diskusi dalam facebook yang sudah ada dan dikelola oleh saya dan dua teman saya di RUNFORWARD yang saat ini sudah lebih setidaknya ada 3000 dokter gigi dari Indonesia dan luar negeri. (saya ga mau kasih link biar para dokter gigi bisa search langsung di FB nya masing hehehe…)
Nah…. masuk kasus pertama, pasien datang dengan keluhan nyeri pada gigi atas kiri nya namun tidak nampak adanya ciri-ciri karies, bahkan beberapa dokter gigi sebelumnya tidak melihat ada yang bermasalah.. setelah pemeriksaan perkusi yang positip, pasien saya insntruksi untuk x-ray digital dari VistaScan dari DURR DENTAL tampak adanya penebalan lamina dura dan rongga abses yang terkonfirmasi dengan guttap untuk memastikan arah abses. Pasien selalu mengeluhkan sakit gigi yang menyerupai dengan pulpitis nah begini pemeriksaan klinisnya.



menggunakan light cure dari arah bukal atau lingual kita dapat melihat ada sinar yang terputus menandakan adanya crack pada gigi tersebut.

sesudah kita pastikan crack tooth maka yang paling utama adalah menyelamatkan posisi gigi jangan terjadi wedging effect yang akan mempengaruhi dari kondisi crack, setelah anastesi gigi langsung saya preparasi seakan-akan rencana pembuatan crown yang sebelumnya gigi tersebut dicetak menggunakan double immpresion untuk mendapatkan molding kondisi gigi awal.


setelah moliding siap, gigi langsung dipreparasi menyerupai preparasi crown, dengan bantuan crown sementara PROTEMP 4 from 3M dental.


pasang rubber dam dan buka akses saluran akar seperti biasa,,preparasi menggunakan Protaper Next dari Dentsply sampai X2 irigasi NaOCL 5 % diakhir dengan EDTA 17%




kontrol 1 bulan

kontrol 6 bulan


and ready for new crown



thank for your attention see me next cases, there is no easy case all case are new case
drg. muhammad furqan rizal spkg
Jetpack
Share this post
To re-share a post, you need to upgrade to the WordPress.com Premium plan
Muhammad Furqan Rizal
@DrgFurqanSpKG
Shortlink
Copy
Social Previews
Preview what this will look like on social networks and Google search.Preview
QR Code
Take advantage of the QR code to open the post from different devices.Get QR code
Likes and Sharing
Show likes.Show sharing buttons.Open publish panel
- Post
